Halaman

Puisi

PUISI

YA TUHAHAN KU, tiada sempat aku memohon ampunan kepada-mu
Tidak pernah selintaspun aku mengingat akan kebesarab-mu
Betapa nistanya aku, kini aku harus berhadapan dengan-mu
Sang maha pencipta, semesta alam beserta isinya
Alangkah hinanya diriku di hadapan-mu

Betapa menyesalnya akusaat ini
Bocah kecilku nan lucu, belum sempat kupersiapkan
Suatu yang berarti untuk masa depannya
Tiada satupun jasa yang aku balas untuk kedua orang tuaku
Hari-hari yang aku lalui hanya di sisi untuk masalah duniawi semata
Tanpa pernah mengakui perintahnya

Sesaat lagi, tubuh kaku akan di turunkan ke lahat yang sunyi dan sepi
Hanya dingin dan beku yang setia menemaniku
Semua kenikmatan dan keramaian dunia hilang tak bertepi
Kini berubah menjadi gelap dan pengabdi dalam liang lahat yg sempit
Aku menyesal di akhir dari perjalanan ujung dunia &
Tidak dapat merubah perjalan waktu

Ya Allah, yang Maha Pengampun
Ampunilah aku ya Allah, sayangilah aku…
Begitu kotornya diriku ketika akan menghadap-mu
Tubuh berlumur Lumpur noda dan dosa,penuh nista
Tada bekal amal shaleh yang dapat aku sertyakan untuk-Mu
Tiada akhlak terpuji yang aku jalani
Apakah masih ada pengampunan bagi hambamu ini?

Ya Tuhan ku, Yang maha Penyayang
Sayangilah ibu bapakku, ampuni dosa-dosanya
Bimbinglah keluargaku,
Menuju jalan lurusjalan yang engkau Ridhai
Malu… malu aku dengan mohon pinta yang tak pantas
Aku panjatkan pada-mu
Ya Tuahan Yang Maha Perkasa
Tobatku kini tiada bermakna
Karena kin aku telah berada di hadapan mu  
......................................ya ALLAH.................................


kematian tidak akan di ketahui oleh semua mahkluk hidup hanyalah ALLAH yang mengetahui

Tidak ada komentar:

Posting Komentar